Baccarat Computer_BetVictor_Entertainment casino

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bet365

SSportselaSportsiSportsn Sportsmenyalurkan nutrisi, plasenta juga bertindak seperti ginjal yaitu menyaring darah untuk menghilangkan zat-zat berbahaya dan zat buangan yang tak diperlukan. Karbon dioksida hasil buangan dari janin kemudian diteruskan ke aliran darah ibu hamil untuk kemudian dibuang oleh sistem peredaran tubuh.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, plasenta merupakan organ yang berkembang di dalam rahim selama masa kehamilan.  Struktur organ ini menyediakan asupan oksigen dan nutrisi untuk perkembangan janin dan membuang limbah dari darah janin.

Sayangnya antibodi lain seperti IgM tak bisa melewati plasenta sehingga beberapa infeksi yang didapat selama kehamilan bisa tetap berbahaya bagi janin.

Saking pentingnya peran plasenta pada kehamilan, nggak heran kalau di berbagai daerah berkembang tradisi yang menganggap plasenta sebagai hal yang sakral dan begitu dalam maknanya sehingga diperlakukan spesial. Kalau di daerahmu, ada perlakuan khusus nggak untuk plasenta pasca persalinan?

Selain makanan, plasenta juga menyuplai 100 % kebutuhan oksigen pada bayi. Plasenta mentransfer oksigen yang diperlukan bayi ke tali pusar untuk dialirkan ke aliran darah bayi. Jadi ketika ibu bernafas, ibu sedang bernafas untuk si kecil juga~

Nggak cuma jadi penghantar, ternyata plasenta juga berfungsi sebagai kelenjar penghasil hormon kehamilan, lo. Selama hamil, plasenta melepaskan semua hormon penting yang membantu pertumbuhan bayi dan persiapan menyusui. Beberapa hormon penting yang dilepas adalah Human Chorionic Gonadotropin (hCG), progesteron, estrogen dan human lactogen placenta. Hormon tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan aliran darah, merangsang pertumbuhan rahim dan jaringan PD, memperkuat lapisan rahim dan mempercepat metabolisme tubuh ibu.

Setiap kehamilan itu unik dan pengalamannya per individu berbeda. Yang sama adalah rata-rata prosesnya, dengan setiap perkembangannya yang menakjubkan; dimulai dari benih hingga menjadi sebuah individu mandiri saat sudah dikeluarkan dari rahim. Hal yang tak kalah menakjubkannya adalah saluran penghubung ibu dan si janin, yaitu plasenta. Sering dipandang ‘hanya’ sebagai penghantar nutrisi untuk si kecil, faktanya plasenta punya fungsi yang lebih luar biasa lo!

Tahukah kamu, bahwa antibodi IgG dapat melewati plasenta sehingga memberi perlindungan pada janin dalam kandungan. Penyaluran antibodi ini dimulai pada awal minggu ke-20 usia kehamilan, dan pada minggu ke 24. Nah, imunitas pasif ini tetap ada dalam tubuh janin selama beberapa bulan setelah kelahiran, sehingga memberi bayi baru lahir kekebalan humoral jangka panjang dari ibu hamil, untuk melindungi tubuh dari berbagai ancaman infeksi.

Kali ini Hipwee YoungMom ingin mengajak Moms memahami betapa besar peran plasenta dalam setiap kehamilan. Apa saja fungsinya bagi ibu dan janin? Simak ulasannya berikut ini dilansir dari berbagai sumber ya!

Di beberapa situasi, plasenta dengan kasus infeksi virus yang serius, plasenta mungkin tak bisa memberikan perlindungan yang efektif. Namun, pada beberapa kasus ringan, plasenta dapat membantu melindungi janin dari infeksi saat berada di dalam rahim. Ketika ibu hamil memiliki infeksi bakteri, plasenta diketahui dapat membantu melindungi bayi dari infeksi bakteri tersebut.