Meski Indonesia Memasuki Mu「Baccarat fixed play」sim Kemarau, 4 Faktor Ini Bisa Memicu Cuaca Ekstrem Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bet365

KoBaccarat fixed playBaccarat fixed playndisi ini ditBaccarat fixed playandai dengan nilai teBaccarat fixed playmperatur muka laut berkisar antara 26Baccarat fixed play-32 derajat celcius dengan anomali positif (0,5-3,9 derajad celcius) di sebagian besar wilayah perairan Indonesia. 

Faktor penggerak atau pendukung pertumbuhan awan-awan hujan berikutnya juga terjadi pada skala lokal.

Oleh karena itu, memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, BMKG masyarakat diimbau dapat lebih mewaspadai kejadian cuaca ekstrem seperti hujan es, hujan lebat dengan periode singkat, dan angin puting beliung. 

Berikutnya, diketahui bahwa pada skala sinoptik, angin zonal lapisan 850mb atau di lapisan rendah menunjukkan adanya perlambatan kecepatan angin atau konvergensi.

Periode musim hujan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menambah luas tanam, melakukan panen air hujan, dan mengisi waduk atau danau yang berguna untuk periode musim kemarau yang akan datang. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Sehingga menjadi potensial pada proses penguapan dan penambahan uap air basah dan akan memudahkan terbentuknya awan hujan. 

Sea Surface Temperature atau Suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia menunjukkan kondisi yang hangat.

Seperti yang saat ini terjadi, di mana kondisi terkini menunjukkan adanya konvergensi yang memanjang di Pesisir Barat Sumatera, Kalimantan bagian Tengah, Sulawesi bagian Tengah, dan di Papua, sehingga mampu menyebabkan penumpukan massa udara dan membentuk gugusan awan-awan konvektif di wilayah tersebut.

Pada skala lokal, kondisi kestabilan atmosfer yang labil, kelembaban udara basah di lapisan rendah hingga menengah dan topografi wilayah juga turut membuat intensitas curah hujan di wilayah Indonesia meningkat.  

"Jika kita lihat lebih lanjut, kondisi ini berhubungan dengan aktivitas konveksi di atmosfer dan aktivitas radiasi matahari di mana saat ini posisi matahari yang berada di garis balik Utara ekuator," jelasnya.

Baca juga: Rahasia Suku Maya Bertahan Hidup di Tengah Cuaca Ekstrem Ribuan Tahun

Baca juga: Indonesia Masuk Musim Kemarau, Waspada Sebagian Daerah Masih Hujan dan Cuaca Ekstrem